oleh

Ribuan Relawan Padati Apel Kemenangan Farrel-Jadi, Teriakan Buang Lama Ganti Baru Getarannya Kuat

banner 468x60

 

DETEKSI MALUT NEWS — Ribuan relawan tumpah ruah menghadiri apel kemenangan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur (Haltim) nomor urut 01, M. Farrel Adhitama – Hi. Thaib Djalaluddin (Farrel-Jadi), yang dipusatkan di Lapangan Rawamangun, Kecamatan Wasile, Sabtu (23/11).

banner 336x280

Massa datang dari berbagai desa di 5 kecamatan yakni Kecamatan Wasile, Wasile Selatan, Wasile Timur, Wasile Utara dan Kecamatan Wasile Tengah.

Lima kecamatan ini ditargetkan tidak hanya menjadi lumbung suara, tapi juga menjadi penentu kemenangan Farrel Jadi, karena memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 33.778 pemilih, atau lebih dari 50 persen dari total DPT Haltim yang mencapai 65.955.

Ketua Tim pemenangan Farrel-Jadi, Mursyid Amalan menegaskan, dirinya yakin Farrel-Jadi akan memenangkan pilkada tahun ini, mengingat peta politik yang tergambar hari ini, sama seperti tahun 2020 lalu saat dirinya menjadi ketua tim pemenangan Ubaid-Anjas.

“Semua orang Halmahera Timur pasti tahu, saya inilah yang memenangkan Ubaid-Anjas tahun 2020 lalu. Saya tinggalkan mereka karena samua cuma habis dijanji. Obama Haltim tidak bagitu. Obama Haltim orang yang komintmen, kalau sudah janji 22 program, maka harus tuntaskan. Apapun resiko dan kendalanya,” tuntasnya.

Sementara itu, calon bupati, M. Farrel Adhitama didampingi Hi. Thaib Djalaluddin, menyampaikan komitmen mereka untuk menuntaskan semua program yang sudah disampaikan secara langsung ke publik, baik melalui kampanye maupun dalam dua kali debat.

“Kami punya program 100 hari, yakni mengembalikan guru-guru honor yang sudah dipecat, ASN guru yang dimutasi jauh dari tempat tinggalnya, menata kembali birokrasi dengan meritokrasi, serta mengoptimalkan peran-peran kepala desa sebagai garda terdepan dalam menyukseskan pembangunan di daerah,” ucap Farrel.

Disamping itu kata dia, program subsidi pupuk, pembangunan rumah ibadah, pendidikan dan kesehatan gratis, santunan untuk ibu-ibu, guru mengaji, imam dan pendeta, akan mulai dilaksanakan di tahun pertama. Demikian juga dengan program menjadikan seluruh Wasile sebagai lumbung pangan Maluku Utara, akan dikerjakan.

“Ini bukan janji. Tapi ini adalah komitmen kami berdua untuk membuat negeri kita ini jadi makmur dan sejahtera. Kitong pe daerah ini kaya. Tambang, perikanan, kehutanan, pertanian dan perkebunan yang melimpah, sayangnya rakyat tetap susah,” kata Haji Thaib melanjutkan orasi Farrel.

“Kami tidak akan menyalahkan maskapai akibat Bandara Buli yang tidak berfungsi, kami juga tidak akan menyalahkan pemerintah pusat yang membatasi kewenangan. Tapi kami akan ambil tanggung jawab itu, karena kami pemimpin di daerah,” tuntas Haji Thaib. (dmc)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *